Kamis, 28 April 2016

Pergeseran Kebudayaan Indonesia



Pergeseran Kebudayaan Indonesia


                Kehidupan begitu dinamis, berbagai hal berubah – ubah seiring berjalannya waktu dari masa kemasa. Kehidupan yang dinamis berdampak kepada banyak aspek kehidupan, seperti perubahan dan pergeseran dalam pola pikir, fashion, hingga perubahan dan pergeseran terhadap kebudayaan. Sebelum jauh berbicara mengenai pergeseran kebudayaan di Indonesia, mari kita pahami bersama terlebih dahulu pengertian dari budaya itu sendiri. Para ahli memiliki pendapat masing – masing terhadap definisi dari budaya. Namun bila diperhatikan pendapat mereka memiliki kesamaan inti yaitu sebuah pemikiran, adat istiadat atau akal budi. Secara tata bahasa, arti dari kebudayaan diturunkan dari kata budaya dimana cenderung menunjuk kepada cara pikir manusia. 
            Indonesia dikenal memiliki banyak kebudayaan, ini merupakan hal yang wajar mengingat negara kira ini cukup luas dan berbentuk kepulauan, tentu kehidupan masyarakat di Sabang dan di Marauke berbeda. Berlimpahnya kebudayaan yang negeri ini miliki sebetulnya merupakan hal yang perlu disyukuri karena kebudayaan merupakan aset dari suatu negara. Dan hebatnya Indonesia dapat bersatu meski banyak perbedaan “ Bhinneka Tunggal Ika”.

Berbagai faktor yang mendorong pergeseran kebudayaan
Pergeseran kebudayaan merupakan sebuah reaksi yang tentunya disebabkan oleh suatu aksi. Aksi ini lah yang merupakan pendorong terjadinya pergeseran kebudayaan. Bila diperhatikan dengan teliti faktor – faktor yang mendorong pergeseran kebudayaan dapat kita bagi menjadi 2 jenis, yaitu faktor internal atau faktor dari dalam dan faktor eksternal yang merupakan pengaruh dari luar.

Untuk faktor-faktor internal yang menyebabkan pergeseran kebudayaan misalnya kurangnya rasa memiliki terhadap kebudayaan dikalangan generasi muda. Generasi muda cendrung menganggap kuno kebudayaan yang diturunkan oleh leluhur kita, misalnya dibanding belajar angklung banyak dari kita lebih memilih bermain piano dan biola yang nampak modern. Memang tidak ada salahnya jika kita menekuni hobby bermain piano ataupun biola tersebut, apalagi bisa tampil di panggung megah disaksikan oleh jutaan mata yang tentunya mengharumkan nama bangsa, namun jangan dilupakan alat musik tradisional warisan leluhur.

Untuk faktor – faktor eksternal tentu kita dapat dengan mudah apa saja yang termasuk kedalam faktor eksternal pergeseran budaya. Yang paling berdampak besar adalah gempuran budaya asing. Apakah gempuran dari Barat? Sepertinya tidak hanya dari barat tetapi negara - negara yang berada di kawasan Timur  juga turut berpartisipasi dalam pergeseran budaya bangsa ini. Kita bisa lihat di televisi tanah air banyak menyajikan tayangan yang berasal dari negeri tetangga. Secara tidak langsung dan secara perlahan dengan tayangan luar yang sedikit demi sedikit menyisipkan kebudayaan mereka agar dapat diterima. Tidak salah kita memperkaya ilmu pengetahuan tentang kebudayaan luar, namun sepatutnya kita memberikan fokus dan perhatian lebih kepada kebudayaan bangsa Indonesia.


Solusi untuk mengatasi pergeseran kebudayaan

Pergeseran kebudayaan memang sulit untuk dihindari, dan sepertinya tidak baik kalau kita cegah. Jadi kita sebagai anak – anak bangsa harus dapat dengan teliti menyaring atau memilah – milah mana yang baik dan yang buruk. Jangan sampai kita terjebak dikehidupan yang hedonisme, dan mari pertahankan nilai – nilai luhur yang telah diturunkan oleh leluhur agar dapat mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter baik dan dapat memajukan bangsa ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar